Pengembangan Railink Station Bandar Udara Kualanumu Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.54564/pkmc.v1i02.16Kata Kunci:
railink kualanamu, integrasi transportasi, aksesibilitas bandara, infrastruktur stasiun, transportasi berkelanjutanAbstrak
Bandar Udara Kualanamu di Sumatera Utara merupakan salah satu bandara internasional yang terus mengalami peningkatan jumlah penumpang. Untuk menunjang mobilitas yang efisien dan mengurangi kemacetan di area bandara, pengembangan stasiun Railink yang terintegrasi menjadi prioritas. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan Railink Station Bandar Udara Kualanamu guna meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan, dan pelayanan transportasi publik. Metode yang digunakan meliputi survei kondisi eksisting, analisis kebutuhan pengguna, wawancara dengan pengelola stasiun dan pengguna jasa, serta studi literatur terkait pengembangan stasiun kereta bandara. Hasil temuan menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, sistem informasi, area parkir, dan konektivitas transportasi antarmoda perlu ditingkatkan secara signifikan. Selain itu, integrasi desain ramah pengguna dan digitalisasi layanan juga menjadi kunci keberhasilan pengembangan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pengembangan Railink Station Kualanamu yang terpadu dan berorientasi pengguna dapat meningkatkan pengalaman penumpang, efisiensi operasional, serta mendukung pertumbuhan transportasi berkelanjutan di Sumatera Utara.


