Penerapan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas dalam Mendukung Pembukaan Simpang Bappenda di Jalan Tegar Beriman Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.54564/tsa-jppm.v2i2.34Kata Kunci:
Simpang Bappenda, manajemen lalu lintas, rekayasa lalu lintas, APILL, kinerja simpangAbstrak
Pembukaan Simpang Bappenda di Jalan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu alternatif penanganan lalu lintas untuk mendistribusikan pergerakan kendaraan dan mengurangi konflik pada titik U-Turn di sekitar kawasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun perencanaan teknis pembukaan simpang, pengaturan fase Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta rekomendasi manajemen dan rekayasa lalu lintas. Metode pelaksanaan meliputi survei volume dan komposisi lalu lintas, identifikasi kondisi eksisting, pengukuran geometrik jalan, penyusunan gambar teknis, dan simulasi kinerja simpang pada periode peak pagi, siang, dan sore. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembukaan simpang berpotensi mengurangi konflik pada U-Turn di depan Ruko Cibinong City Center dan Kantor KPU Kabupaten Bogor serta memberikan alternatif pergerakan bagi pengguna jalan. Namun, simulasi menunjukkan potensi antrean yang cukup tinggi pada seluruh pendekat, terutama pada peak sore dengan derajat kejenuhan mencapai 0,97 dan panjang antrean tertinggi 587,88 meter. Oleh karena itu, pengoperasian simpang perlu didukung pengaturan APILL dan manajemen rekayasa lalu lintas yang tepat serta evaluasi berkala untuk mengoptimalkan kinerja jaringan jalan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ichsanul Mawaddah, Doni Haidar Nur, Sri Widayatie

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


