Implementasi Sistem Pengelolaan Air Tanah dan Pembuatan Toren untuk Menunjang Ketersediaan Air Wudhu di Pondok Pesantren Ashhaburratib Beji, Depok, Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.54564/tsa-jppm.v2i1.24Kata Kunci:
pengelolaan air tanah, toren air, air wudhu, pengabdian masyarakat, pesantrenAbstrak
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting dalam menunjang aktivitas ibadah, khususnya wudhu, di lingkungan pondok pesantren. Pondok Pesantren Ashhaburratib Beji, Depok, mengalami keterbatasan pasokan air yang berdampak pada aktivitas harian santri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air wudhu melalui implementasi sistem pengelolaan air tanah dan pembangunan toren air. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, diskusi kelompok terarah (FGD) dengan stakeholder, perancangan teknis sistem, pembangunan infrastruktur air, serta pelatihan pemeliharaan kepada pengurus pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem sumur bor, pompa submersible, filtrasi, dan toren distribusi air mampu meningkatkan ketersediaan air secara signifikan dan menjamin distribusi yang lebih stabil. Selain itu, mitra memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan air yang berkelanjutan. Implementasi sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian penyediaan air bersih di pesantren serta mendukung keberlanjutan pemanfaatan sumber daya air tanah.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Safri, Rizki Yunita Sari, Rosa Rosdiana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


